{"id":25614,"date":"2023-09-26T23:14:55","date_gmt":"2023-09-26T16:14:55","guid":{"rendered":"https:\/\/musiadindonesia.org\/?p=25614"},"modified":"2024-08-01T13:04:50","modified_gmt":"2024-08-01T06:04:50","slug":"25614","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/musiadindonesia.org\/?p=25614","title":{"rendered":"Kerjasama Ekonomi Indonesia-Turki Menguat Melalui Peran MUSIAD"},"content":{"rendered":"\n<p>Harmoninews.com, Jakarta \u2013 Dalam era globalisasi yang terus berkembang, kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Turki menjadi semakin penting untuk memajukan pertumbuhan dan kesejahteraan bersama. Dengan basis ekonomi yang kuat dan sumber daya alam yang melimpah, kedua negara ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan perdagangan dan investasi melalui kerjasama yang erat.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu aspek penting dalam hubungan ekonomi adalah perdagangan, yang telah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan pandemi COVID-19, diperlukan solusi inovatif dan berkelanjutan. Kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Turki ini dapat menciptakan peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui asosiasi seperti MUSIAD.<\/p>\n\n\n\n<p>MUSIAD (Independent Industrialists and Businessmen\u2019s Association) adalah asosiasi pengusaha yang didirikan di Istanbul pada tanggal 9 Mei 1990 oleh sekelompok pengusaha yang bermimpi tentang Turki yang adil, damai, aman, sejahtera dan makmur, di mana nilai-nilai publik dan sejarah lokal dan universal dihargai. Mereka aktif dalam ranah ekonomi dan politik di wilayahnya, serta memiliki reputasi di seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>MUSIAD adalah organisasi non-pemerintah yang kuat, menjadi pusat pelatihan, bimbingan, dan konsultasi yang menjadi model bukan hanya untuk dunia bisnis, tetapi juga untuk masyarakat lainnya. Operasinya didasarkan pada pemikiran profesional dan berbagi pengetahuan intelektual dan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai asosiasi pengusaha independen, baik di tingkat nasional maupun internasional, misi MUSIAD adalah meningkatkan jumlah anggota yang mengadopsi prinsip dan nilai yang telah ditetapkan sebelumnya, mengembangkan solidaritas di antara anggota, dan berkontribusi pada pembangunan materi dan moral negara dengan semangat persatuan dan solidaritas.<\/p>\n\n\n\n<p>MUSIAD memiliki lebih dari 13.000 anggota di dalam dan luar negeri, mewakili 60.000 perusahaan, mempekerjakan sekitar 2.000.000 orang, memiliki 84 titik kontak di kota-kota di Turki, memberikan layanan di 88 negara berbeda, secara total 165 titik, dan memberikan rekomendasinya kepada lembaga dan organisasi publik yang bersangkutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kantor perwakilan M\u00dcS\u0130AD Indonesia diresmikan pada bulan September 2023 oleh President M\u00dcS\u0130AD Pusat, Bapak Mahmut Asmal\u0131, serta beberapa perwakilan dari M\u00dcS\u0130AD Singapore, M\u00dcS\u0130AD Jepang, dan M\u00dcS\u0130AD Malaysia. Grand opening ini di laksanakan di JS Luwansa hotel yang dihadiri oleh beberapa tamu kehormatan dari kantor Kementrian Indonesia, Bapak\/Ibu Duta Besar bersama dengan para anggota M\u00dcS\u0130AD Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam waktu 8 bulan, M\u00dcS\u0130AD Indonesia telah memiliki 60 anggota dari berbagai sektor seperti edukasi, pertambangan, F&amp;B, dan lainnya. M\u00dcS\u0130AD juga memiliki divisi khusus untuk perempuan dan pemuda. M\u00dcS\u0130AD Women Indonesia yang dipimpin oleh Ibu Nihal Yazici Aygun telah sukses menyelenggarakan berbagai acara bersama Kadin Indonesia Bidang Pemberdayaan Perempuan, seperti International Women\u2019s Day dan Kartini Day pada bulan Maret dan April 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>M\u00dcS\u0130AD Muda, yang dipimpin oleh Bapak Mohammad Ammar Faqihudin, telah memiliki 10 anggota yang kebanyakan adalah alumni lulusan Turki yang produktif membangun perusahaan dan berpartisipasi dengan M\u00dcS\u0130AD Indonesia dalam relasi yang saling menguntungkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam waktu kurang dari satu tahun, Musiad Indonesia telah berhasil melakukan beberapa perkenalan dan menjalin hubungan yang baik dengan berbagai asosiasi dan kedutaan di Jakarta, Indonesia. Upaya ini mencerminkan komitmen Musiad Indonesia untuk memperluas jaringan dan memperkuat kolaborasi internasional demi kemajuan bersama. Melalui kegiatan ini, Musiad Indonesia tidak hanya memperkenalkan visi dan misinya, tetapi juga membangun hubungan yang strategis dengan berbagai pihak untuk mendukung perkembangan ekonomi dan perdagangan di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya sangat bangga dengan pertumbuhan yang luar biasa dari asosiasi ini, baik di Turki maupun di Indonesia. Saya percaya bahwa dengan terus memperkuat kemitraan antara pengusaha-pengusaha Indonesia dan Turki, kita dapat menciptakan peluang baru dan menghadapi tantangan bersama dalam dunia perdagangan global yang terus berubah. Melalui visi dan dedikasi kami, M\u00dcS\u0130AD bertekad untuk menjadi pemimpin dalam membangun jaringan perdagangan yang inklusif dan berkelanjutan. Kerjasama yang erat antara kedua negara ini membuktikan potensi ekonomi yang besar. Saya mengajak seluruh anggota untuk terus berkomitmen dalam memperkuat jaringan perdagangan dan memajukan hubungan bilateral. Bersama, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi kedua negara,\u201d sepatah pesan yang Bapak Halit Kaymak sampaikan selaku Presiden Musiad Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>MUSIAD adalah bagian integral dari NGO yang luas, sebagai asosiasi networking di bidang perdagangan, kami terbuka untuk anggota baru yang tertarik bergabung dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi Indonesia yang lebih maju. Untuk informasi lebih lanjut atau pendaftaran keanggotaan, silakan hubungi secretary@musiadindonesia.org atau via WhatsApp di +62 821-3888-2063. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harmoninews.com, Jakarta \u2013 Dalam era globalisasi yang terus berkembang, kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Turki menjadi semakin penting untuk memajukan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26132,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"aioseo_notices":[],"menu_order":0,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/musiadindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25614"}],"collection":[{"href":"https:\/\/musiadindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/musiadindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/musiadindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/musiadindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25614"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/musiadindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25614\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26134,"href":"https:\/\/musiadindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25614\/revisions\/26134"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/musiadindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/26132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/musiadindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25614"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/musiadindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25614"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/musiadindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25614"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}